List

Butuh waktu lama.
Paradigma ini yang bikin saya sulit menyelesaikan sebuah paper. Di sisi lain, dosen punya tugas lain seperti mengajar, memeriksa tugas, memberi nilai, dan membaca.
Alasan di atas belum termasuk jalan-jalan sama keluarga, tidur, rekreasi, dan ibadah.
Sungguh saya kebingungan mencari waktu lagi untuk meneliti dan menghasilkan karya tulis. (Tapi anehnya saya masih bisa ngeblog haha)
Hampir gak ada waktu untuk menulis paper. 
Nih ya. Menulis paper itu membutuhkan suasana yang tenang, mood yang positif, internet yang kencang dan semangkok indomie kuah hangat.
Kondisi ini hampir sulit saya temui dalam kehidupan sehari-hari saya yang super sibuk. Eh.
Saya sering merasa inferior. Apa mungkin semua tugas tridarma dosen bisa saya penuhi secara adil dan berperikemanusiaan? 
Kayaknya menjadi guru besar adalah impian utopis dan mengada-ada. Bisa jadi saat pelantikan profesor itu tiba, gigi saya sudah ompong, uban sudah rontok berguguran, dan kulit sudah tidak seeksotis dulu sewaktu saya muda.

Jadi buat apa membuat paper?

Tulisan di atas adalah CONTOH tuisan seorang dosen yang gak punya masa depan dan GAK NIAT mengabdi kepada NUSA dan BANGSA. Ingat, sekali lagi. Itu hanya CONTOH.
Di tulisan selanjutnya saya akan menyuguhkan bagaimana seorang dosen itu meneliti dan menulis paper. Dan dari sana kita akan bahas tips  dan trik sukses menjalani hidup sebagai dosen yang mengabdi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  Posts

1 2 3 24
January 28th, 2014

You think water moves fast? You should see ice

In WordPress version 2.9, a new filter was added to make changing the string in the excerpt. Do not use both of these methods in the same WordPress installation. Use the one appropriate for your WordPress version.

June 16th, 2017

Mana yang Lebih Bahaya, Gula atau Rokok?

Selama ini kita semua sepakat bahwa rokok memang benda hisap yang mematikan.  Rokok bikin kita kanker, sulit bernafas, merusak otak […]

June 16th, 2017

Gaji Pekerja IT 2017

Sudah 4 tahun kurang lebih saya menjadi Dosen di Telkom University, dan setidaknya 1,5 tahun bekerja di direktorat SIstem Informasi […]

June 16th, 2017

Selamat Menunaikan Ibadah Shaum Gaes!

Tidak terasa Ramadhan kembali datang menjadi tamu agung di tahun ini. Marhaban ya ramadhan, marhaban yaa syahrul quran.  Bagi saya […]

June 16th, 2017

Game sebagai Kegiatan Adiktif ke-4

Pagi ini, sembari menemani si kecil bobo di rumah sakit saya membaca artikel Chicago Tribune yang berjudul “Are Video Games […]

June 16th, 2017

Plagiarisme 2017

Pertama kali saya memplagiat karya tulis adalah saat dibangku SMA.  Saat itu salah seorang guru menyiratkan bahwa jawaban ujian yang […]

June 16th, 2017

Mati, Hidup, Mati, Hidup lagi

Anakku lagi gak bisa tidur. Setelah netek dari uminya, dikira mata terpejam pertanda tidur. Setelah diletakkan ke kasur eh.. bangun […]

June 16th, 2017

Menulis Paper Itu…

Butuh waktu lama. Paradigma ini yang bikin saya sulit menyelesaikan sebuah paper. Di sisi lain, dosen punya tugas lain seperti […]

June 16th, 2017

Makna Meneliti dan Membuat Paper

Saatnya kau buka sebelah matamu. Pahamilah apa yang kini sedang terjadi. Dunia membutuhkanmu… Saat ini adalah era keterbukaan informasi. Tidak […]

June 16th, 2017

Workshop Webometric dan Smart Campus bersama Yayasan Pendidikan Telkom

Webometric -disingkat Webo- bisa dibilang pemeringkatan universitas-universitas di dunia berdasarkan evidence digital seperti website yang bisa dilacak di internet. Tak ketinggalan, […]

April 25th, 2017

10 Peneliti Terbaik Telkom University versi H-Index SCOPUS ~ April 2017

Hingga saat ini website pengindex karya ilmiah SCOPUS yang dimiliki oleh Elsevier diakui masih yang terbesar dan paling bergengsi dalam […]